Jika anda berkunjung ke kawasan Tanah Datar, Sumatera Barat, tak lengkap rasanya jika belum menjamah objek wisata sejarah Batu Angkek-Angkek. Keunikan batu angkek beserta mitos yang beredar di masyarakat membuat wisata ini ramai dikunjungi.

Tempat Wisata Sejarah Batu Angkek-Angkek

Bagi anda penikmat wisata sejarah, sudah pernah mendengar tentang Batu Angkek-Angkek, belum ? Objek wisata budaya di Minangkabau ini kepopulerannya telah mendunia. Sayang sekali bukan jika anda melewatkan wisata sejarah satu ini ?

Baca juga : 15 Tempat Wisata Rekomendasi di Batusangkar dan Tanah Datar

1.      Lokasi Batu Angkek-Angkek

Kabupaten Tanah Datar telah resmi menjadikan Batu Angkek-Angkek sebagai cagar budaya sejak tahun 1980. Lokasi wisata sejarah ini terletak di Desa Balai Tabuah, Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Jarak objek wisata ini sekitar 7,5 km dari Kota Batusangkar. Namun jika dari wisata Istana Pagaruyung, jarak tempuh ke Batu Angkek Angkek sepanjang 11 km. Anda bisa menuju lokasi wisata dengan mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pengelola objek wisata Batu Angkek-Angkek menyebutkan bahwa rata-rata wisatawan yang berkunjung karena masih dalam satu rangkaian perjalananan ke wisata Istana Pagaruyung. Objek wisata ini minimal menerima kunjungan 60 orang dalam sehari.

Menariknya, saat weekend atau musim liburan, wisata sejarah Batu Angkek Angkek bisa kedatangan pengunjung hingga 500 orang lebih dalam sehari Wisatawan yang berkunjung sangat beragam, mulai dari turis lokal, artis, budayawan, pakar hingga pejabat.

2.      Tiket Masuk Batu Angkek-Angkek

Untuk harga tiket masuk tempat wisata umumnya berbeda antara hari biasa dan hari libur. Lantas, bagaimana dengan tarif masuk ke Batu Angkek-Angkek ? Tidak perlu khawatir, tiket masuk saat weekday dan weekend tetap sama dengan harga yang sangat terjangkau.

Jika tertarik dengan keunikan dan mitos dari wisata sejarah Batu Angkek Angkek, anda hanya perlu menyiapkan biaya tiket masuk Rp 10.000 per orang. Namun harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung ketetapan dari pihak pengelola objek wisata.

3.      Jam Operasional Objek Wisata

Setiap tempat wisata di Sumatera Barat tentunya punya jam buka dan tutup yang berbeda. Begitu pula dengan wisata sejarah di Tanah Datar yang cukup ramai digandrungi banyak wisatawan.

Untuk jam operasional Batu AngkekAngkek buka selama 24 jam. Jadi kapan saja anda ingin mengintip keunikan batu bersejarah ini bisa datang kapan saja. Jangan lupa, manfaatkan jasa tour & travel di Pelangi Holidays untuk pengalaman wisata yang seru dan menyenangkan.

4.      Daya Tarik Batu Angkek-Angkek

Travelling tak selalu soal wisata alam berupa pantai atau pegununga, wisata sejarah tak kalah menariknya dari wisata alam lho. Disana anda bisa belajar banyak hal sekaligus mengetahui sejarah yang menambah wawasan anda.

Nah, kalau anda melancong ke Sumatera Barat, anda bisa mendatangi objek wisata Batu Angkek-Angkek yang punya daya tarik tersendiri. Berkat mitos yang beredar di masyarakat lah yang membuat wisata ini ramai dikunjungi.

Objek wisata yang berada di Nagari Tanjuang ini diyakini dapat meramal keinginan atau cita-cita seseorang tercapai atau tidak. Namun pihak pengelola objek wisata telah menyebutkan bahwa Batu Angkek-Angkek bukan merupakan sebagai tempat permohonan.

Batu sejarah ini adalah salah satu ciptaan Allah yang memiliki keunikan tersendiri, yaitu memiliki berat yang dapat berubah-ubah. Di belakang batu terdapat tulisan berlafadz Allah dan Muhammad.

Jika dlihat, ukuran batu tersebut tidak lebih besar dari batu tempat gilingan cabai. Akan tetapi batu yang memiliki berat berubah-ubah ini tidak bisa diangkat oleh semua orang. Bahkan orang yang berbadan besar ada yang kesulitan mengangkatnya. Cukup menarik, bukan ?

5.      Sejarah Wisata Batu Angkek-Angkek

Sejarah Batu Angkek-Angkek diawali dari mimpi seorang kepala kaum dari suku Piliang, Dt. Bandaro Kayo. Dimana dalam mimpinya terjadi suatu peristiwa aneh, yaitu terjadi gempa lokal dan hujan panas selama 14 hari 14 malam.

Kemudian terdengar suara gaib yang berasal dari sebuah batu yang dikenal dengan batu Pandapatan. Saat ini, batu tersebut dikenal dengan Batu Angkek-Angkek yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Nah, itulah dia keunikan dan mitos dari wisata sejarah Batu Angkek-Angkek yang menarik perhatian banyak wisatawan. Jika anda tertarik ingin mengunjungi objek wisata di Tanah Datar ini, pastikan anda memilih agen tour & travel terbaik di Pelangi Holidays ya!


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami!